Powered By Blogger

Rabu, 26 Desember 2012

Terapi Pengobatan Alternatif Aneh di Dunia

Perawatan medis yang lama dan membutuhkan biaya besar terkadang membuat orang putus asa dan mencoba berbagai pengobatan alternatif, walau kadang aneh. Tak sedikit yang berhasil sembuh dengan pengobatan alternatif yang mereka jalani. Hal tersebut makin menambah kepercayaan masyarakat pada keampuhan pengobatan alternatif tersebut.
Tak hanya di Indonesia, berbagai negara lain di dunia pun punya aneka macam pengobatan alternatif lain yang aneh-aneh. Berikut ini beberapa di antaranya seperti dikutip dari situs Boldsky:
  • 1. Terapi telan ikan hidup, India
Di kota Hyderabad, India, ada kelompok yang disebut Bathini Goud yang memberikan pengobatan ini. Ribuan orang telah datang ke sana dan menelan ikan hidup untuk mengobati penyakit asma dan masalah pernafasan yang mereka idap. Sebelumnya, konon ikan-ikan tersebut telah dicelupkan pada ramuan obat yang mereka buat.
menelan ikan hidup
  • 2. Mengubur diri di pasir, Libya
Sebagian orang di Libya percaya bahwa mengubur diri di pasir Oasis bernama Siwa, pada tengah hari yang terik, dapat menyembuhkan penyakit rematik, nyeri sendi, dan juga impotensi.
terapi kubur di pasir
  • 3. Pijatan penyu, Kamboja
Orang-orang di Kamboja percaya bahwa hewan seperti penyu dan ular punya kekuatan penyembuhan supranatural. Karenanya, kedua hewan ini kerap digunakan dalam terapi kesehatan. Salah satunya adalah terapi pijat untuk penyembuhan rematik.
pijatan penyu










  • 4. Batu Ponari, Indonesia
Seorang anak di Jombang mengaku mendapatkan batu yang bisa menyembuhkan aneka penyakit jika dicelupkan ke air. Ribuan orang berbondong-bondong untuk mencobanya. Beberapa ada yang sembuh, namun sebagian lainnya tidak.
Apakah Anda pernah mencoba salah satunya? Siapa tahu penyakit yang Anda derita bisa disembuhkan pula. by Novita C on Sun, 23 Dec 2012

Zynga Tutup Kantor Cabang di Jepang

Zynga
Setelah beberapa waktu lalu melakukan perampingan karyawan dan menutup kantor cabangnya di Boston, kini Zynga melanjutkan kisah keterpurukannya dengan menutup kantor cabang yang berada di Jepang Januari 2013 mendatang.
Pembesut game FarmVille, Mavia Wars, dan Zynga Poker ini sedang mengalami kemunduran. Setelah beberapa waktu lalu merampingkan 5 persen karyawan dan menutup kantor cabang di Boston, kini giliran kantor Zynga yang berada di jepang ditutup.
Zynga memutuskan untuk menutup kantor cabangnya di Jepang dalam rangka melakukan efisiensi dan mengoptimalkan operasinya. Zynga juga baru saja ‘diceraikan‘ oleh jejaring sosial Facebook setelah kontrak eksklusifnya berakhir. Facebook selama ini berperan besar dalam membesarkan nama Zynga.
Zynga sendiri mulai mencoba untuk mencicipi pasar game Jepang dengan mengakuisisi Unoh Games pada tahun 2010, sayangnya tidak berhasil. Tak hanya itu, Zynga juga memiliki pesaing kuat di Jepang, yakni Gree yang cukup kuat sehingga membuat Zynga kalah bersaing.
CEO Zynga jepang, Kenji Matsubara, telah memosting pengumuman di jejaring sosial Facebook yang memberitahukan bahwa Zynga Jepang akan beroperasi hingga 31 Januari 2013. Kenji Matsubara juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang mendukung dan bermain game Zynga.
Meski saat ini Zynga sedang mengalami kemunduran dan mengalami masa sulit, pembesut game Mavia Wars ini masih menjadi pemain utama di pasar game sosial yang masih memiliki game yang banyak dimainkan oleh pengguna jejaring sosial Facebook.
Seperti yang dilansir dari VR-Zone (22/12/2012), Zynga mengatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk menghadirkan game yang berkualitas ke pengguna. Tak hanya itu, Zynga juga dikabarkan membuak game judi online menggunakan uang sungguhan di beberapa negara. by Ditya on Mon, 24 Dec 2012

Adik Zuckerberg Protes Kebijakan Foto Facebook

Adik Zuckerberg Protes Kebijakan Foto Facebook
TEMPO.CO , Jakarta:Adik pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, Randi Zuckerberg, mengungkapkan keluahan atas foto dirinya yang diunggah dari laman jejaring sosial terbesar sedunia Facebook. 
Menurut situs Buzzfeed, adik pendiri Facebook, Mark Zuckerberg, Randi mengeluh lewat twitter mengenai foto yang dia unggah ke akun Facebooknya. Dia mengeluh setelah foto persiapan natal keluarganya tersebut diposting oleh seseorang bernama Callie Schweitzer.
Randi seperti tak senang ketika Callie memposting foto itu. Melalui akun twitter @randizuckerberg, dia menulis komentar, yang sudah dihapus, terhadap Callie di @cschweitz pada Rabu, 26 Desember 2012. "Tidak tahu kamu dapat darimana foto tersebut. Aku mengunggahnya hanya untuk teman-temanku di Facebook saja. Caramu mengunggah di Facebook tidak keren."
Callie membalas komentar tersebut. "Aku hanya berlangganan akunmu dan foto tersebut ada di bagian teratas lini masa ku. Sungguh aku minta maaf, tapi itu muncul di lini masa dan terlihat di publik."
Lalu Randi merespon kembali.  "Aku pikir kamu mengunggah foto tersebut karena kamu berteman dengan saudaraku lain yang ikut ditandai dalam foto ini. Terimakasih atas permintaan maaf ini, Aku hanya sensitif untuk foto pribadi yang kemudian menjadi berita."
Lalu pada sekitar satu jam lalu, akun @Randizuckerberg menuliskan komentar tentang etiket di dunia maya. "Selalulah minta izin sebelum mengunggah foto teman ke dunia maya. Ini bukan soal aturan privasi ini tentang kesopanan manusia." Ternyata semua orang pernah bermasalah dengan isu privasi dari Facebook.

DIANING SARI

Google Gunakan Data Offline Pengguna untuk Iklan, Privasi Semakin Tergerus?

Privasi Google
Google kini memanfaatkan data offline pengguna. Sesuai laporan Daily Mail, data-data ini nantinya digunakan untuk iklan mereka. Bagaimana privasi pengguna yang seakan kian tergerus?
Sebelumnya Google memanfaatkan data online pengguna. Seperti apa yang mereka telusuri di Google Search, email apa yang mereka terima di inbox (Gmail), atau video apa yang mereka tonton di Youtube.
Dengan data-data tersebut Google bisa menyarankan iklan yang sesuai dengan konten yang sedang pengguna nikmati. Misalkan saja Anda menelusuri konten jual beli ponsel bekas, maka bisa dipastikan iklan dari Toko Bagus atau Berniaga akan nongol.
Nah kini Google tengah menyasar ke data offline pengguna. Apa saja yang mereka beli di ‘darat’, Google saat ini tengah mencoba untuk menelusuri datanya. Pertanyaanya sekarang, dari mana Google memeroleh data-data tersebut?
Ternyata Google mendapatkannya dari data yang diunggah oleh para retailer (pengecer) tentang pembelian offline konsumen. Rencananya Google akan menggunakan data-data ini untuk menampilkan iklan yang lebih bertarget.
Dengan demikian Google bisa mengetahui atau lebih ekstrim mengawasi tingkah laku apa saja yang dilakukan pengguna di keyboard maupun di mall. Google mengistilahkan dengan tingkat penggabungan informasi konsumen offline dengan kecerdasan online.
“Metrik digital bulanan pengguna telah dilakukan secara online adalah sebuah gambaran yang tak lengkap bilamana tanpa didukung data dari dunia nyata (offline). Untuk menangkap koversi yang ‘hilang’ tersebut, kami mengumumkan versi beta terbuka Conversion API untuk mengunggah konversi offlie secara otomatis,” tulis Google di Google DoubleClick Bog.
Jim Edwards dari Business Insider memberikan sebuah pengandaian. Bilamana pengguna membeli sebuah kaos di mall menggunakan kartu kredit, maka ia akan melihat iklan-iklan kaos serupa di Google beberapa hari kemudian.
“Misalkan saja Anda membeli T-Shirt GAP di mall. Mungkin lusa Anda akan melihat iklan-iklan online GAP di Google,” ujarnya.
Lantas bagaimana dengan privasi pengguna? Apakah tak tersandera dengan fitur ini? Sayangnya Google tak menjelaskan lebih lanjut. Jangankan Google, pemerintah AS pun bahkan pernah meminta paksa 8.000 data informasi pengguna di awal tahun ini pada raksasa internet tersebut.

Google akan Basmi Ekstensi Nakal di Chrome 25 Mendatang


 ekstensi chrome
Google dikabarkan akan membasmi ekstension nakal pada rilis browser Chrome 25 mendatang. Ekstensi nakal yang dimaksudkan Google adalah ekstension yang menginstall dirinya tanpa melakukan konfirmasi pada pengguna Chrome atau sering desebut dengan silent extension.
Extension atau ekstensi sendiri adalah perangkat lunak tambahan yang dapat diinstal dalam perangkat lunak utama untuk menambah fungsi-fungsi tertentu. Hal yang sama juga dimiliki browser selain Chrome, hanya saja menggunakan nama yang berbeda, seperti Firefox dengan add-on atau Opera dengan Widget.
Google tampaknya ingin memperketat keamanan browser Chrome andalannya. Raksasa internet ini akan memperketat kemanan ekstensi browser Chrome untuk membasmi silent ekstension yang menginstall dirinya tanpa melakukan konfirmasi terlebih dahulu dengan pengguna browser Chrome.
Peter Ludwig, Chrome Product Manager, mengatakan bahwa Google terpaksa mengambil keputusan untuk menekan ekstension  buatan pihak ketiga karena pihaknya menilai banyak kebijakan yang telah disalahgunakan.
sidloat chrome
Banyak ekstensi browser Chrome yang menyalahgunakan kebijakan ini untuk menginstall ekstensi secara diam-diam tanpa izin dari pengguna atau tanpa konfirmasi dari pengguna. Hal ini dinilai Google sebagai hal yang berpotensi dimanfaatkan untuk kejahatan.
Google juga menambahkan bahwa pada browser Chrome 25 mendatang, semua ekstensi buatan pihak ketiga akan dinonaktifkan secara default. Bila pengguna menginstall ekstensi Chrome buatan pihak ketiga, maka akan muncul kotak peringatan bahwa ekstension telah terinstall dan memberi pengguna pilihan untuk mengaktifkannya.
Seperti yang dilansir dari CNET (24/12/2012), perubahan yang dilakukan Google untuk kebijakan ekstensi Chrome ini sejalan dengan kebijakan Mozilla yang diterapkan pada browser Firefox untuk manajemen add-on.

Di China Pelanggan Internet Wajib Mendaftar dengan Identitas Asli

 Regulasi Internet PBB Ditolak Beberapa Negara

Di China pelanggan internet wajib mendaftar dengan menggunakan identitas asli. Dengan demikian tatkala register ke penyedia jaringan maka rakyat negeri Tirai Bambu tersebut harus menggunakan nama asli mereka atau sesuai ID (KTP).
Menurut media pemerintah setempat, kebijakan ini berlaku tak hanya untuk jaringan telepon (internet) namun juga akses internet mobile. Undang-undang yang mengatur kebijakan baru register tersebut sedang digodog dalam minggu ini.
“Undang-undang harus mengawal perkambangan internet guna melindungi rakyat. Hanya dengan cara itu internet kita bisa lebih sehat, lebih berbudaya, dan lebih aman,” tegas salah satu anggota Partai Komunis China.
Banyak fihak yang mengatakan jika kebijakan ini terkait dengan pembungkaman dan pembatasan hak berpendapat. Dengan register memakai indentitas asli, maka bisa dikontrol dan diketahui dengan pasti dan cepat siapa yang kerap bersuara pedas di internet.
Di China akun anonim banyak beredar. Mereka bersuara keras dan kerap mengekspos korupsi secara terbuka di internet. Jika kebijakan ini jadi diterapkan, maka untuk kedua kalinya pemerintah China meminta rakyatnya menggunakan data asli tatkala menggunakan internet.
Awal tahun ini misalnya, pemerintah China memaksa microblogging lokal Sina Weibo menerapkan kebijakan menggunakan identitas asli sesuai KTP tatkala pengguna baru mendaftar.
China memang sangat phobia dengan kekuatan internet. Mereka khawatir rakyat bisa memanfaatkan potensi internet untuk menggulingkan pemerintah. Situs jejaring sosial popular pun diblokir. Sebut saja Facebook, Twitter, maupun Youtube.

WINDOWS BLUE ADALAH WINDOWS 9,PENERUS WINDOWS 8?



 Windows Blue




Setelah sebelumnya disebut sebagai sebuah update tahunan sistem operasi Windows yang sidah ada, kini beredar kabar bahwa Windows Blue adalah sistem operasi penerus Windows 8 yang kemungkinan besar akan menyandang nama Windows 9.
Kabar mengenai kehadiran Windows Blue mulai berhembus. Rumor yang beredar menyebutkan bahwa Windows Blue adalah sistem operasi penerus Windows 8 yang diduga akan menyandang nama Windows 9. Windows Blue ini dikabarkan masih mengusung tampilan antarmuka Metro atau live tiles seperti pada Windows 8.
Kehadiran Windows Blue ini agak aneh mengingat Windows 8 saja baru diluncurkan 26 Oktober lalu. Meski demikian, lesunya penjualan Windows 8 ini dikabarkan menjadi biang keladi dari kehadiran Windows Blue. Penjualan Windows 8 memang masih dibawah prestasi Windows 7 meski tak seburuk Windows Vista.
Sama seperti Windows 8, Windows Blue masih mengusung tampilan ubin live tiles dengan tambahan opsi kustomisasi tampilan yang lebih banyak dibanding Windows 8. Tak hanya itu, Windows Blue ini kabarnya akan dibekali tiles yang resizeable atau dapat diubah ukurannya sesuai keinginan pengguna.
Sebuah sumber yang diduga adalah alpha tester dari Windows Blue mengatakan bahwa sistem operasi baru ini akan membawa sejumlah perbaikan tampilan antarmuka. Tampilan antarmuka Metro yang digunakan pada Windows 8 memang salah satu perubahan yang tidak disukai oleh sebagian pengguna.
Seperti yang dilansir dari Slashgear (26/12/2012), Windows 8 terlihat kurang menarik konsumen meski dijual dengan harga murah dan biaya upgrade dari Windows 7 yang sangat murah. Hal ini disebabkan karena Windows 8 menawarkan perubahan yang radikal yang merubah kebiasaan pengguna dalam menggunakan komputer. by Ditya on Thu, 27 Dec 2012