Powered By Blogger

Selasa, 06 Desember 2011

kb terkini (KB baru)

Perkembangan teknologi memang terus berkembang dan tidak terkecuali dengan alat kontrasepsi. Sebuah perusahaan Cina bernama Blue Cross Bio-Medical menawarkan suatu spray kondom (foam condom) yang dibuat dari silver “nanotech” partikel. Alat kontrasepsi terbaru dengan Spray Condom. Alat kontrasepsi ini tidak digunakan bagi lelaki tetapi digunakan oleh pihak wanita.
Penggunaannya busa spray tersebut di semprotkan ke vagina, setelah itu busa spray akan membentuk semacam selaput dan mencegah konsepsi serta melindungi terhadap infeksi. Semprotan spray menggunakan polyvinyl alcohol resin sebagai bahan dasarnya, yang sudah terkandung dengan silver “nanotech” partikel, sehingga memberikan spermicide dan antiseptik pelumas yang dapat membantu mencegah penyakit menular seksual (PMS).
Sepertinya produk ini aman digunakan dan penggunaannya menurut produsennya, Blue Cross Bio-Medical adalah sebagai berikut ini;
1. Kocok foam condom sebanyak 4-5 kali sebelum melakukan hubungan seksual.
2. Masukkan selang kecil kedalam kaleng foam condom
3. Balikkan kaleng foam condom (lihat di gambar) dan arahkan selang kecil tersebut ke dalam vagina, serta tekan dengan perlahan. Masukkan selang sekitar 6-8cm ke dalam vagina (panjang selangnya sendiri sekitar 9cm). Tekan foam condom dengan jari telunjuk hingga busa memenuhi vagina.
4. Bersihkan selang kecil itu
5. Gunakan dalam 1-5 menit sebelum melakukan hubungan sexsual/jimak, dan lakukan sekali lagi setelah selesai melakukan hubungan/jimak.



Yang menjadi pertanyaan adalah bagaimana busa yang membentuk kondom itu akan hilang? apa hilang dengan sendiri? dan apakah produk ini akan ada dijual di Indonesia?
Tapi dengan alat kontrasepsi ini sepertinya alat-alat kontrasepsi akan semakin bermacam pilihan dan tentunya akan menjadi alternative bagi pasangan suami isteri untuk menentukan metode keluarga berencana nya (KB).
Sumber: Crunchgear







Jika Anda pasangan yang baru menikah dan belum berencana untuk mempunyai anak, mungkin terfikirkan apa kontrasepsi aman bagi pasangan baru menikah ? Nah coba gunakanlah cara sederhana untuk menunda kehamilan itu agar tidak menganggu bulan madu Anda atau masa menikmati awal-awal pernikahan, seperti dibawah ini;

KondomSperma yang keluar dapat ditampung oleh kondom sehingga tidak masuk ke dalam rahim dan dapat menunda kehamilan. Tetapi kegagalan mungkin saja bisa terjadi seperti kondom bocor dan robek.
Pantangan BerkalaCara yang lain yaitu dengan melakukan hubungan intim hanya disaat istri dalam masa tidak subur. Hal ini dapat dilakukan pada pasangan jika sang istri mempunyai siklus haid teratur. Kerjasama serta pengertian dari suami sangat dibutuhkan dalam melakukan hal ini.
Senggama Terputus
Untuk menghindari kehamilan bisa juga menggunakan cara senggama terputus, yaitu mengeluarkan alat kelamin suami ketika menjelang terjadinya ejakulasi. Tetapi cara ini dapat mengganggu kepuasan kedua belah pihak serta tingkat kegagalannya cukup tinggi sekitar 30-35 persen. Biasanya disebabkan karena sang suami tidak bisa mengontrol sehingga sperma tertumpah di mulut rahim dan dapat masuk ke vagina sang istri.
Nah bagaimana? Untuk menentukannya perlu kerjasama dan kesepakatan kedua belah pihak antara suami dan istri agar tidak terjadi ketidakenakan apalagi dimasa awal berkeluarga.

Rabu, 03 Agustus 2011

G-Spot dan Kesehatan Reproduksi Wanita


Berdasarkan definisi dari Departemen Kesehatan, diketahui bahwa kesehatan reproduksi adalah keadaan sehat secara menyeluruh serta proses reproduksi. Dengan demikian kesehatan reproduksi bukan hanya kondisi bebas dari penyakit, melainkan bagaimana seseorang dapat memiliki kehidupan seksual yang aman dan memuaskan baik sebelum menikah maupun sesudah menikah.

Anatomi Alat Reproduksi Wanita

Alat reproduksi sendiri adalah bagian-bagian tubuh kita yang berfungsi dalam melanjutkan keturunan. Alat reproduksi wanita berbeda dengan alat reproduksi laki-laki. Di artikel ini kita akan lebih khusus membahas sistem reproduksi wanita dan bagian-bagiannya.
Alat reproduksi wanita terdiri dari dua bagian, yaitu bagian dalam dan luar. Bagian dalam memiliki fungsi sebagai berikut:
  1. Bibir kemaluan (labia mayora), yaitu daerah yg berambut, berfungsi sebagai pelindung dan menjaga agar bagian dalam tetap lembab.
  2. Bibir dalam kemaluan (labia minora), yaitu daerah yang tidak berambut dan memiliki jaringan serat sensorik yang luas yang sangat peka karena mengandung ujung syaraf.
  3. Vagina, yaitu rongga penghubung antara alat reproduksi wanita bagian luar dan dalam.
Sementara itu alat reproduksi wanita bagian luar memiliki fungsi sebagai berikut:
  1. Vagina bagian luar, yang merupakan jalan keluar bagi darah haid dan jalan keluar ketika bayi lahir (sifatnya sangat lentur sehinggga bayi dapat keluar melalui vagina).
  2. Leher rahim (cervix), yang merupakan penghubung antara vagina dan rahim.
  3. Rahim (uterus), tempat dimana sel telur yang sudah dibuahi tumbuh dalam rahim selama kehamilan. Bila telur tidak dibuahi, maka sel telur menempel ke dinding rahim. Selanjutnya dinding rahim menebal lalu luruh dan mengalir keluar dalam bentuk darah. Inilah yang disebut haid (menstruasi).
  4. Saluran telur (tuba falopii), yaitu dua saluran yang terletak sebelah kanana dan kiri rahim yang berfungsi sebagai penghubung rongga rahim dan indung telur.
  5. Dua buah indung telur ( ovarium), berfungsi memproduksi sel telur dan hormon peremputan yaitu estrogen dan progesterone. Atas pengaruh hormon, sebanyak satu sampai dua sel telur masak setiap bulan , lalu dilepaskan ke dinding rahim. Dinding rahim ini akan menebal, yang sebetulnya berguna sebagai tempat sel telur bersarang setelah dibuahi.
Nah… apakah tanda-tanda kematangan alat reproduksi wanita? Kematangan alat reproduksi wanita ditandai oleh terjadinya haid pertama, yaitu disebut menarche. Biasanya kita menyebut anak remaja wanita yang demikian sudah akil baligh, yang dimulai sekitar umur 8-12 tahun. Bila seorang wanita sudah mengalami menarche, itu artinya tubuhnya sudah menghasilkan sel telur yang bisa dibuahi sperma yang dihasilkan oleh tubuh laki-laki, dan dapat menyebabkan terjadinya kehamilan.

Letak G-Spot Wanita

Selain alat reproduksi tadi, Anda juga perlu mengenali satu area lagi yang sering disebut G-Spot. Menemukan titik g-spot wanita adalah impian semua pria. G-Spot (Grafenberg Spot) saat ini sering dibahas di berbagai media.
Titik G-Spot adalah sebuah ruang sempit dibalik tulang pubis wanita ini yang apabila tersentuh akan memberikan sensasi yang luarbiasa (baca:Menyingkap Misteri Titik G-Spot Wanita)
Titik G-Spot dapat ditemukan dengan memasukkan jari-jari ke dalam Vagina dengan telapak tangan menghadap ke depan. Dengan menyentuh dan memainkan bagian ini dengan perlahan, dapat membuat pasangan wanita mendapatkan orgasme yang kuat.
G Spot juga dapat terstimulasi dengan baik saat bercinta dengan posisi doggy style atau spooning.
Nah… berbekal pengetahuan anatomi tubuh dan alat reproduksi, tentunya Anda kini dapat mempersiapkan diri untuk menikmati saat-saat indah bersama. Jangan takut untuk mencoba dan mengekplorasi tubuh pasangan, karena kreativitas memang merupakan elemen yang sangat penting untuk membina hubungan intim yang senantiasa penuh gairah.

Sabtu, 25 Juni 2011

kontakm lens kurangi mata minus?????

Kesehatan Ibu Dan Anak Hingga saat ini memang belum ditemukan obat yang sanggup unuk mengobati atau mengurangi mata minus. Penggunaan lensa kontak mungkin menjadi pilihan, akan tetapi anda perlu berhati-hati dalam penggunaannya. Karena dapat menyebabkan infeksi, iritasi, dan mata juga cenderung lebih kering.
Kalau memang merasa tidak nyaman dengan kaca mata dan untuk menghindari komplikasi dari kontak lens, maka yang terbaik adalah melakukan operasi LASIK apabila memang tidak ada kontra indikasi.
Demikian penjelasan dr. Siti F.S. Rahmadhani, Sp.M. Dokter subspesialisasi bedah refraktif dam vitreo-retina di Rumah Sakit Puri Indah, Jl Puri Indah Raya Blok S-2, Kembangan Selatan, Jakarta Barat.
Ada sedikit cerita, “Eva sampai pangling dengan penampilan baru Uli, teman SMP nya yang dulu terkenal karena predikat ‘kutubuku’ nya. Buku, buat Uli yang berkacamata supertebal saat itu, adalah teman yang menyenangkan. Tapi itu dulu. Sekarang coba lihat, Uli terlihat cantik. Tanpa kacamata tebalnya lagi Uli tampak sangat percaya diri. Penasaran, Eva menanyakan perihal matanya yang dulu berminus 7 itu. Memanfaatkan tekhnologi Lasik donk ! ujar Uli sambil tersenyum.”
Bahwa minus tebal dapat dikurangi atau bahkan dihilangkan dengan teknologi laser, mungkin sudah sebagian besar dari kita mengetahuinya. Lasik (Laser In-Situ Keratomileusis) memang suatu usaha pengurangan ketergantungan terhadap kacamata atau contact lens dengan bantuan sinar laser. Tujuannya tak lain adalah agar kita dapat melihat dengan jelas tanpa bantuan kaca mata maupun contact lens.
Lasik dari A – Z
Tidak perlu tinggal di rumah sakit untuk menjalani Lasik, karena pembiusan yang dilakukan hanya dengan tetes mata (bius anestesi/topical). Itu berarti Anda akan sadar sepenuhnya sewaktu prosedur Lasik dilaksanakan. Dokter akan memasukkan data-data mengenai mata Anda ke dalam komputer untuk menentukan dosis dan selanjutnya komputer secara otomatis akan menghitung dan memproses banyaknya sinar laser yang diperlukan. Anda akan dibaringkan pada meja khusus dan diminta untuk memperhatikan sinar merah yang ada.
Sebelumnya, dokter biasanya akan menerangkan langkah-langkah yang dilakukan dalam prosedur Lasik ini. Mulai dari suara alat laser, bagaimana rasanya dilaser sampai bau yang akan Anda cium. Hal ini dilakukan agar Anda benar-benar yakin untuk menjalani Lasik. Anda akan merasa rileks dan well informed dalam tahap ini.
Tidak akan terasa sakit sewaktu prosedur Lasik dijalankan. Persiapan memakan waktu sekitar 10-15 menit dan prosedurnya sendiri sekitar 15-20 menit. Selesai tindakan, mata Anda akan diberi tetes mata dan ditutup dengan dop plastik. Dokter akan memberi obat penghilang rasa sakit yang akan timbul bila pengaruh obat bius tetes telah hilang. Proses penyembuhan akan memakan waktu 1-2 hari. Anda akan diminta datang untuk pemeriksaan ulang keesokan hari, 1 minggu sesudahnya dan 2 minggu kemudian. Hasil yang maksimal akan didapatkan 2 minggu setelah prosedur dilakukan.
Apakah Saya bisa diobati dengan Lasik?
DR. Endang M.Johani SpM dari Siloam Eye Clinic (Rumah Sakit Siloam Gleneagles) menyatakan ada beberapa syarat yang harus dipenuhi bila Anda ingin mendapatkan pengobatan dengan Lasik
Tujuan, baik dan buruknya tindakan Lasik ini harus Anda mengerti dan pahami dengan jelas. Tidak perlu ragu dan takut untuk mempertanyakan berbagai hal yang menghantui pikiran Anda tentang tindakan Lasik. Anda berhak untuk mengetahui segala hal tentang prosedur ini dari dokter yang menangani.
Berumur 18 tahun keatas. Hal ini dikarenakan pada saat umur 18 tahun refraksi mata Anda tidak berubah lagi. Tidak naik dan tidak turun.
Refraksi mata Anda harus stabil dalam kurun waktu 1 tahun terakhir. Artinya bila Anda menderita minus maka minus tersebut tidak bertambah dan tidak berkurang dalam 1 tahun terakhir. Kelainan refreksi mata ada beberapa macam : 1. Miopia (berkaca mata minus), bila sinar difokuskan di depan retina. 2. Hipermetropia (berkaca mata plus), bila sinar difokuskan di belakang retina. 3.Astigmat (berkaca mata silinder), bila sinar difokuskan tidak tepat baik di depan maupun di belakang retina.
Tidak memakai soft contact lens minimal 14 hari berturut-turut atau tidak memakai hard contact lens selama 30 hari. Hal ini dilakukan agar kornea mata kembali ke bentuk semula, sudah penuh air mata dan iritasi akibat contact lens sudah sembuh.
Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan selama ini, Lasik tergolong aman dan tidak menimbulkan efek samping apapun bahkan untuk jangka panjang. Bila Anda berkacamata minus minimal 2,5 dan bila tanpa bantuan kaca mata dalam jarak 6 meter tidak bisa melihat huruf sebesar telapak tangan, Lasik akan menyembuhkan mata Anda secara total. Namun bila minus yang diderita lebih dari minus 12, maka kadar minus hanya bisa disembuhkan sampai minus 1.